Pendahuluan

 SEKILAS  ILMU TANAH UPN “VETERAN” YOGYAKARTA

Program Studi Ilmu Tanah (S1) sebenarnya bukan merupakan prodi yang baru di UPN “Veteran” Yogyakarta, mengingat pernah diselenggarakan sejak tahun akademik 1985/1986, selanjutnya berdasarkan ketentuan DIKTI secara nasional pada tahun akademik 2007/2008 diberlakukannya SK Dirjen Dikti No 163/2007 yang menggabungkan prodi ilmu tanah ke dalam prodi Agroteknologi dan diaktifkan kembali berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi Dan Pendidikan Tinggi nomor 186/KPT/I/2015 tanggal 11 Desember 2015, memberikan izin pembukaan kembali Prodi Ilmu Tanah program sarjana pada UPN “Veteran” Yogyakarta. 
    
KEUNGGULAN DAN KARAKTERISTIK PROGRAM STUDI ILMU TANAH UPN “VETERAN” YOGYAKARTA

Keberadaan Prodi Ilmu Tanah bersinergi dengan prodi-prodi pendukung keunggulan UPN “Veteran” Yogyakarta di bidang Kebumian. Prodi-prodi pendukung ilmu kebumian adalah Teknik Geologi, Perminyakan, Pertambangan, dan Teknik Geofisika.  Peran Ilmu Tanah dalam bidang kebumian antara lain penanganan pasca tambang dan perminyakan, eksplorasi air tanah dan identifikasi mineral, serta aspek kebencanaan akibat gerakan tanah. Bentuk sinergi ini yang membedakan Prodi Ilmu Tanah Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Yogyakarta dengan Prodi Ilmu Tanah di Perguruan Tinggi yang lain.  Lulusan Prodi Ilmu Tanah Faperta UPN “Veteran” Yogyakarta memiliki kompetensi khusus di bidang reklamasi lahan dan remidiasi tanah dan air.
    
SEJARAH PENGAKTIFAN KEMBALI PRODI ILMU TANAH (S1) DI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” YOGYAKARTA

1.    PERTAMA DIBUKA PRODI ILMU TANAH PADA TAHUN AKADEMIK (TA) 1985/1986. 

Pada awalnya prodi ilmu tanah dikelola oleh Jurusan Ilmu Tanah yang dibuka mulai mulai TA 1985/1986 di lingkungan Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Yogyakarta berdasarkan Skep Rektor No. Skep/066/ VIII/1985, tanggal 24 Agustus 1985.Pada saat itu UPN “Veteran” Yogyakarta merupakan perguruan tinggi kedinasan (PTK) dibawah naungan Departemen Pertahanan Keamanan RI. Status UPN “Veteran” Yogyakarta berubah menjadi perguruan tinggi swasta (PTS) di tahun 1995 dan diikuti dengan penetapan status DISAMAKAN untuk Jurusan/Program Studi Ilmu Tanah (S1) di Fakultas Pertanian, sejak tanggal 27 Februari 1995, berdasarkan Keputusan Mendikbud No. 021/D/O/1995, tentang Penetapan Status Disamakan Kepada Jurusan/Program Studi untuk jenjang Program S1 pada Fakultas-Fakultas di lingkungan UPN “Veteran” Yogyakarta. 

2.    SEJARAH AKREDITASI PRODI ILMU TANAH.

1)    AKREDITASI PERTAMA

Prodi Ilmu Tanah terakreditasi oleh BAN-PT pertama kali pada tahun 1998 dengan akreditasi A. 

2)    AKREDITASI KEDUA

Akreditasi kedua tahun 2003 dengan peringkat akreditasi B dengan nilai 351 berdasarkan peutusan BAN-PT Nomor : 030/BAN-PT/Ak-VII/S1/IX/2003, tanggal 19 September 2003.

3)    AKREDITASI KETIGA

Akreditasi ketiga tahun 2008 dengan peringkat akreditasi A dengan nilai 364, berdasarkan keputusan BAN-PT Nomor : 016/BAN-PT/Ak-XI/S1/VIII/2008, tanggal 3 Agustus 2008 yang berlaku hingga Agustus 2013.

4)    TAHUN 2007

Dengan terbitnya SK Dirjen DIKTI No. 163 tahun 2007 tentang penataan dan kodifikasi program studi, maka prodi Ilmu Tanah dan prodi Agronomi yang ada di Fakultas Pertanian UPNVY digabung menjadi prodi Agroteknologi. Pada saat penggabungan tersebut prodi Ilmu Tanah UPN “Veteran” Yogyakarta masih mengantongi sertifikat akreditasi dari BAN-PT dengan peringkat akreditasi A dengan nilai 364, berdasarkan keputusan BAN-PT Nomor : 016/BAN-PT/Ak-XI/S1/VIII/2008, tanggal 3 Agustus 2008, yang berlaku sampai 3 Agustus 2013. Selanjutnya dalam prodi Agroteknologi tersebut dikembangkan dua minat, yaitu minat teknologi budidaya tanaman dan minat teknologi sumberdaya lahan.

5)  TAHUN 2015

Progran Studi Ilmu Tanah diaktifkan kembali pada tanggal 11 Desember 2015, berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi Dan Pendidikan Tinggi nomor 186/KPT/I/2015, diberikan izin pembukaan kembali Prodi Ilmu Tanah program sarjana pada UPN “Veteran” Yogyakarta.